10 Comments

  1. Fernando Jageran
    Oktober 23, 2020 @ 5:46 pm

    Mantap

    Reply

  2. flow Nin
    Oktober 23, 2020 @ 5:46 pm

    Lagi senang bantuan duwik aja pak

    Reply

  3. ANDI CIREBON
    Oktober 23, 2020 @ 5:46 pm

    jangan buat MABAR yah dek

    Reply

  4. MANJING Cinematic
    Oktober 23, 2020 @ 5:46 pm

    Mahasiswa nyimak

    Reply

  5. firdaus firmansyah
    Oktober 23, 2020 @ 5:46 pm

    Gratiskan wifi juga harusnya

    Reply

  6. Rasyca Aufa Nabil Atau Chika
    Oktober 23, 2020 @ 5:46 pm

    Jatah buat sekolah negeri swasta gigit jari, mending tatap muka,soal Corona lilahi taala,sbbnya klw cuma sekolah tatap muka 1_2jam seminggu jg percuma, Alhamdulillah sehat Krn ngikutin protokol kesehatan,Krn SPP udah mahal ditambah pulsa,itupun tugas bnyk…

    Reply

  7. Username Unavailable
    Oktober 23, 2020 @ 5:46 pm

    Anjay 4 bulan mantap

    Reply

  8. Abdul Mujib tutorial
    Oktober 23, 2020 @ 5:46 pm

    ‌Numpang komentar, semoga orang pintar 2 di negara kita cepat bertaubat kepada Allah SWT dan memohon atau meminta maaf kepada presiden RI khususnya kepala sekolah SD SMP SMA SMK karena selama ini korupsi dana bos, kalau itu sudah dilakukan mereka tetap harus bertanggung jawab mengembalikan uang yang dikorupsi itu ke kas sekolah, selama ini mereka belikan mobil pribadi rumah pribadi rekening pribadi. Tetapi laporannya ke pemerintah pusat fiktif dan mar up, menipu dan merampok walimurid dengan dalil SPP uang tahunan stadytour wisuda dll. Sesungguhnya kegiatan sekolah bisa dilaporkan per bulan, mulai bulan 7 pembelian buku siswa 50 juta, bulan 8 ekstrakurikuler 7 juta, bulan 9 ekstrakurikuler 7 juta, bulan 10 UTS 5 juta, bulan 11 ekstrakurikuler 7 juta, bulan 12 UAS 5 juta, bulan 1 tryout 3 juta, bulan 2 tryout 3 juta dan stadytour 25 juta, bulan 3 UN AKM 5 juta, bulan 4 wisuda 20 juta, bulan 5 ujian kenaikan kelas 3 juta, bulan 6 penerimaan siswa baru 50 juta. Totalnya 190 juta. Bila jumlah siswa 250 SD dapat dana bos 225 juta, SMP jumlah siswa 400 dapat dana bos 440 juta, SMA jumlah siswa 400 dapat dana bos 600 juta. Seharusnya sisanya masuk ke kas sekolah bukan dikorupsi oleh kepala sekolah dan kroninya, guru honorer digaji tidak layak, setiap kegiatan sekolah dirampok kan ke walimurid, biasanya yang disuruh merampok atau meminta uang secara paksa guru yang nyatok kepala sekolah. Mohon bapak presiden RI menginstruksikan kepada menteri pendidikan dan kebudayaan untuk menggandeng KPK untuk mengusut kekayaan kepala sekolah dan kroninya. Dan mohon guru honorer digaji langsung dari pusat yang diambilkan dari dana bos sebelum ditransfer ke rekening sekolah, karena akhlak kepala sekolah tidak amanah. Semoga guru honorer sejahtera dan barakah dengan digaji 1.500.000 ditambah insentif disiplin 500.000. amiin. Dan mohon ada regulasi larangan kepala sekolah merampok meminta uang secara paksa kepada walimurid dengan ancaman tidak diberikan ijasah, tidak boleh ikut ujian, diumumkan setelah upacara siswa yang belum bayar dll. supaya dunia pendidikan diberkahi Allah SWT aamiin. saya KalipareJatim

    Reply

  9. Samuel Ferdinand
    Oktober 23, 2020 @ 5:46 pm

    Sip

    Reply

  10. Fetra Sip
    Oktober 23, 2020 @ 5:46 pm

    semoga terus mengalir sampai ke pelosok desa….semangat

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *